Kamis, 11 Februari 2010

pelajar tanpa rokok

Di era globalisasi ini, banyak sekali masalah yang bermunculan dalam pergaulan dimasa remaja. Baik dari segi fisik, social, mental, jiwa, dan yang lainnya. Dari kalangan atas hingga kalangan bawah. Masalah tersebut antara lain seperti narkoba, miras, merokok, free sex, dan sebagainya yang berujung pada kriminalitas. Indonesia adalah surga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tidak merokok. Merokok merupakan kebiasaaan buruk yang dilakukan sejak zaman ditemukannya tembakau, Pada awalnya merokok hanya bertujuan untuk menghangatkan tubuh. Namun, lama kelamaan kebiasaan itu menjadi berubah tujuan yaitu sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditingggalkan atau dapat dikatakan kecanduan. Kebanyakan orang-orang yang sudah bekerja suka mengkonsumsi rokok. Hingga mereka tak sadar bahwa mereka telah merusak generasi penerus bangsa kita. Karena sekarang rokok telah merambah sampai pelajar baik SMA, SMP, bahkan anak SD pun sudah merokok. Mereka menganggap bahwa dengan merokok, mereka dapat dikatakan “gaul” dan gentlement. Di lain pihak mereka tidak tahu betapa besarnya dampak dari merokok,dalam segi social seperti contohnya mereka seenaknya menggunakan uang saku dan SPP hingga mereka melakukan perbuatan yang asusila. Di segi kesehatan rokok dapat menimbulkan efek negative bagi perokok aktif maupun perokok pasif, karena setiap hisapan menimbulkan nikotin yang sangat berbahaya bagi keduanya terutama bagi perokok aktif. Yang dapat menimbulkan berbagai penyakit kronis, seperti kanker, serangan jantung, hingga meninggal dunia. Ada beberapa langkah yang perlu diambil untuk mencegah dan mengurangi bertambahnya remaja berperilaku perokok. Pertama perlu diterapkan peraturan tidak merokok di dalam rumah dengan pengawasan dan contoh dari orang tua. seperti,Kebiasaan orang tua merokok didepan anak dapat memicu si anak untuk coba-coba. Karena itulah, anak memang perlu perhatian dari keluarganya. Jangan biarkan anak terjerumus dalam hal-hal negatif. Ada baiknya juga orang tua mengikuti perkembangan si anak. Berilah pengarahan bahwa rokok itu tidak baik. Dan ajaklah mereka melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti menyuruh mengikuti kursus alat musik ataupun berorganisasi. Karena pada umumnya remaja merokok dikarenakan depresi. Sedangkan depresi itu sendiri berasal karena tidak adanya orang yang dapat memecahkan persoalan mereka. Oleh karena itu, mereka melampiaskannya pada rokok, karena rokok membuatnya tenang. Kedua, Peran lingkungan sangat penting sekali. Selektive dalam memilih teman. Secara psikologisnya semua orang tentu ingin diterima dimasyarakat. Rokok dianggap dapat memudahkan lancarnya menjalin persahabatan baru, mengakrabkan suasana , menimbulkan persaudaraan , dan sebagainya. Oleh karena itu, jika Anda ingin berhenti merokok maka carilah teman yang juga ingin berhenti merokok. Bersama-sama mengurangi rokok per harinya, jika biasanya tiga batang per-hari jadikan dua batang lalu berangsur-angsur sampai Anda tak merokok lagi. Hindari teman-teman yang selalu mendorong untuk merokok. Sementara di lingkungan sekolah perlu dibuat aturan larangan merokok di lingkungan sekolah dengan sangsi yang tegas dan jelas. begitu juga "Para guru untuk tidak merokok di sekolah juga akan mengurangi risiko siswa melanggar peraturan tersebut." Selain itu juga, rokok merupakan awal mula pelajar untuk mengkomsumsi NARKOBA, karena menurut survey pemakaian narkoba diawali dari kebiasaan merokok serta dampak yang paling buruk adalah terjangkitnya virus HIV AIDS yang menjakiti pelajar melalui pemakaian jarum suntik pemakai narkoba. ada pun solusi lain yang mungkin dapat membantu anda yaitu mencari pengganti rokok. Dapat juga anda lakukan dengan olahraga secara teratur. Untuk menyeimbangkan metabolisme tubuh. Lakukan yang ringan-ringan saja seperti jogging. Kurangi Tidur Larut Malam. Karena sudah terbiasa kerja gila-gilaan dikejar waktu penyelesaian proyek dari klien atau kantor, saya jadi sering tidur larut malam bahkan sampai subuh. Kadang-kadang untuk mengusir rasa dingin, kantuk dan rasa bosan akhirnya bisa saja jadi merokok dan ditemani segelas kopi panas maka dari itu hindari tidur larut malam.Biasanya seorang yang sudah terbiasa merokok disaat senggang dan tidak adanya aktifitas mereka akan merokok jadi sebagai pengganti rokok bisa gunakan permen dan gula merah. Caranya, anda potong kecil-kecil gula merah tersebut dan masukkan dalam kantong plastik untuk dapat anda makan dimana-mana dan kapan saja. Karena gula merah juga dapat menambah energi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar